Pets Care

Cara Mengajari Anak Kucing untuk Buang Air di Tempat yang Benar

×

Cara Mengajari Anak Kucing untuk Buang Air di Tempat yang Benar

Share this article

Anak kucing adalah hewan peliharaan yang imut dan menggemaskan, tetapi juga memiliki kebiasaan yang perlu Anda ajari agar tidak membuat rumah Anda kotor dan bau. Anak kucing memiliki insting alami untuk buang air di pasir atau tanah, jadi jika Anda memberikan kotak pasir atau litter box untuknya, dia akan dengan mudah menggunakan kotak tersebut daripada karpet atau sofa Anda. Anda harus segera mengajari anak kucing Anda untuk menggunakan kotak pasir sejak Anda membawanya pulang untuk pertama kali, agar dia tidak terbiasa dengan tempat lain. Anda tidak perlu mengajarinya seperti mengajar anjing, karena anak kucing cukup pintar untuk belajar sendiri. Anda hanya perlu menyediakan kotak pasir yang cocok dan mudah dijangkau olehnya. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengajari anak kucing Anda untuk buang air di tempat yang benar:

Langkah 1: Beli Kotak Pasir yang Sesuai

Pilihlah kotak pasir yang besar dan luas, agar anak kucing Anda bisa bergerak dan mengubur kotorannya dengan nyaman. Anda tidak perlu membeli kotak pasir yang khusus untuk anak kucing, karena anak kucing akan cepat tumbuh dan Anda harus menggantinya lagi. Jika Anda mengganti kotak pasir, Anda harus mengulangi proses pembelajaran lagi, jadi lebih baik Anda memilih kotak pasir yang bisa Anda gunakan dalam jangka panjang. Pastikan kotak pasir memiliki sisi yang rendah, agar anak kucing Anda bisa masuk dengan mudah. Jika kotak pasir terlalu tinggi, Anda bisa membuat tangga kecil dari kayu atau bahan lain yang bisa dilekatkan dengan selotip, dan dilepas saat anak kucing Anda sudah bisa masuk tanpa bantuan.

Anda juga bisa memilih kotak pasir yang tertutup, yang memiliki atap dan pintu di sekelilingnya. Kotak pasir seperti ini bisa membantu menahan pasir dan kotoran yang tercecer, dan juga mengurangi bau yang keluar jika Anda tinggal di tempat yang sempit. Beberapa anak kucing juga merasa lebih aman dan nyaman dengan kotak pasir yang tertutup. Pastikan kotak pasir yang tertutup memiliki ukuran yang cukup besar, agar anak kucing Anda bisa berputar dan mengendus kotorannya sebelum menguburnya. Beberapa anak kucing mungkin tidak suka dengan kotak pasir yang tertutup saat pertama kali dikenalkan, jadi Anda bisa membuka pintunya sampai anak kucing Anda terbiasa dengan kotak tersebut.

Langkah 2: Pilih Pasir yang Tepat

Pilihlah pasir yang halus, lembut, dan tidak berbau, agar anak kucing Anda merasa nyaman dan tidak terganggu saat buang air. Anda bisa membeli pasir yang khusus untuk kucing, yang tersedia di toko hewan peliharaan atau supermarket. Pasir khusus untuk kucing biasanya memiliki daya serap yang tinggi, dan bisa menggumpal saat basah, sehingga mudah untuk dibersihkan. Pasir khusus untuk kucing juga bisa mengurangi bau yang timbul dari kotoran kucing.

Anda juga bisa membuat pasir sendiri dari bahan-bahan alami, seperti pasir sungai, tanah liat, atau tepung jagung. Bahan-bahan ini bisa Anda dapatkan di toko bahan bangunan atau toko pertanian. Anda bisa mencampurkan bahan-bahan ini dengan sedikit baking soda, agar pasir menjadi lebih wangi dan bisa menyerap bau. Jangan gunakan pasir yang kasar, berdebu, atau berbau menyengat, seperti pasir kinetik, pasir zeolit, atau pasir wangi, karena bisa membuat anak kucing Anda iritasi, alergi, atau tidak mau menggunakan kotak pasir.

Langkah 3: Tempatkan Kotak Pasir di Tempat yang Strategis

Tempatkan kotak pasir di tempat yang mudah dijangkau, tenang, dan tidak ramai, agar anak kucing Anda bisa buang air dengan nyaman dan tidak terganggu. Anda bisa memilih tempat yang dekat dengan tempat tidur, mainan, atau makanan anak kucing Anda, tetapi jangan terlalu dekat, karena anak kucing tidak suka buang air di dekat tempatnya sendiri. Anda juga bisa memilih tempat yang memiliki sudut atau tembok, agar anak kucing merasa lebih terlindungi dan tidak terpapar.

Jangan tempatkan kotak pasir di tempat yang berisik, sibuk, atau sering dilewati orang atau hewan lain, karena bisa membuat anak kucing merasa takut, cemas, atau terancam. Jangan tempatkan kotak pasir di tempat yang sulit dijangkau, seperti di bawah meja, di belakang lemari, atau di lantai atas, karena bisa membuat anak kucing malas atau lupa untuk menggunakan kotak pasir. Jika Anda memiliki lebih dari satu kucing, sebaiknya Anda menyediakan lebih dari satu kotak pasir, dan tempatkan di tempat yang berbeda, agar kucing-kucing Anda tidak berebut atau mengganggu satu sama lain.

Langkah 4: Perkenalkan Kotak Pasir pada Anak Kucing

Perkenalkan kotak pasir pada anak kucing Anda sejak Anda membawanya pulang untuk pertama kali, agar dia tidak terbiasa dengan tempat lain. Bawa anak kucing Anda ke kotak pasir, dan letakkan di dalamnya. Biarkan dia mengendus-endus dan menggali-gali pasir dengan kakinya. Puji dan elus dia saat dia berada di dalam kotak pasir, agar dia merasa senang dan nyaman. Jika dia buang air di dalam kotak pasir, beri dia hadiah berupa makanan atau mainan kesukaannya, agar dia tahu bahwa dia telah melakukan hal yang benar.

Jika dia tidak buang air di dalam kotak pasir, jangan marah atau menghukumnya, karena bisa membuat dia takut atau benci dengan kotak pasir. Angkat dan bawa dia ke kotak pasir, dan ulangi prosesnya sampai dia mau buang air di dalam kotak pasir. Jika dia buang air di tempat lain, bersihkan dan semprotkan tempat tersebut dengan cuka atau air jeruk nipis, agar dia tidak tergiur untuk buang air di tempat yang sama lagi.

Langkah 5: Jaga Kebersihan Kotak Pasir

Jaga kebersihan kotak pasir dan lingkungannya, agar anak kucing Anda mau menggunakan kotak pasir. Kucing adalah hewan yang bersih dan tidak suka buang air di tempat yang kotor dan bau. Bersihkan kotak pasir setiap hari, dengan cara menyendok kotoran dan pasir yang basah, dan membuangnya ke tempat sampah. Ganti pasir yang sudah kotor dengan pasir yang baru, dan pastikan pasir selalu dalam keadaan kering dan bersih. Cuci kotak pasir dengan sabun dan air hangat setiap minggu, dan keringkan dengan lap bersih.

Jaga kebersihan area sekitar kotak pasir, dengan cara menyapu atau menyedot pasir atau kotoran yang tercecer. Lap atau semprotkan area tersebut dengan cairan pembersih yang aman untuk kucing, dan keringkan dengan lap bersih. Jangan gunakan cairan pembersih yang berbau menyengat, seperti pemutih, alkohol, atau amonia, karena bisa membuat anak kucing Anda tidak suka atau alergi dengan kotak pasir.

Itulah cara mengajari anak kucing Anda untuk buang air di tempat yang benar. Dengan melakukan langkah-langkah di atas, Anda bisa membuat rumah Anda tetap bersih dan wangi, dan anak kucing Anda tetap sehat dan bahagia. Anda juga bisa membuat anak kucing Anda menjadi kucing yang mandiri dan terlatih. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu Anda dalam mengajari anak kucing Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *