| Tanaman yang Berberkah |
|
|
|
| Ditulis Oleh husin | |
| Selasa, 26 Pebruari 2008 | |
|
Tanaman yang Berberkah Oleh: Usman Husnan
Diceritakan bahwa suatu ketika al-Ghazali meninggalkan kota Thus. Ketika pulang, dia mendengar kabar bahwa ada orang saleh di tetangga desa. Al-Ghazali pun hendak mengunjunginya. Al-Ghazali mendapatinya sedang menanam benih gandung di ladang.
“Aku tanam benih ini dengan hati yang mengingat Allah dan lidah menyebut nama Allah,” Syaikh itu menjawab pertanyaan al-Ghazali, “Aku ingin siapa saja memakannya kelak akan mendapatkan berkah. Karena itu saya tidak ingin benih ini ditanam dengan hati yang tidak mengingat Allah dan lidah yang tidak menyebut nama Allah”.
Al-Sahrawardîy, Abd. Qâhir bin Abdil-Lâh. ‘Awârif al-Ma‘ârif, Takmilah Ihyâ’. Juz 5. hlm. 166. Dar al-Fikr. 1995/1415. |
|
| Perbaharui terakhir ( Selasa, 26 Pebruari 2008 ) |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|



